Posted by: Embun Media & Florist | 1 June, 2011

Inilah Rahasia Rasulullah SAW Sehat Selama Hidupnya

Sebagai manusia biasa, kita pasti berat mengikuti sunnah atau kebiasaan Nabi SAW. Nabi Muhammad adalah kesempurnaan dan contoh sempurna untuk manusia dari kebiasaan kecilnya sehari-hari, ibadahnya hingga pola hidup dan makannya. Tapi, mudah-mudahan tulisan ini menjadi inspirasi yang menggugah. Syukur bisa mengikutinya sejauh kesanggupan kita sebagai umatnya. (Moef)

_________________________________________________________

Selama ini kita mengenal dua bentuk pengobatan. Pengobatan sebelum terjangkit penyakit / pencegahan (At-thib al-wiqa`i), dan pengobatan setelah terjangkit penyakit (at-thib al`ilaji). Nah, dengan mencontoh pola makan Rasulullah, kita sebenarnya sedang menjalani terapi pencegahan penyakit dengan makanan (attadawi bil ghidza). Ini tentu jauh lebih baik daripada kita harus “berhubungan” dengan obat-obat kimia.

Dalam setiap aktivitas dan pola hidupnya, Rasulullah memang sudah disiapkan untuk menjadi contoh teladan bagi semua manusia., termasuk dalam hal pola makan. Ini bukan perkara remeh. Sebab salah satu faktor penting penunjang fisik prima Rasulullah adalah kecerdasan beliau dalam memilih menu makanan dan mengatur pola konsumsinya.


1. Hal pertama yang menjadi menu keseharian Rasulullah adalah udara segar di subuh hari.

Sudah umum di ketahui bahwa udara pagi kaya dengan oksigen dan belum terkotori oleh zat-zat lain. Ini ternyata sangat besar pengaruhnya terhadap vitalitas seseorang dalam aktifitasnya selama sehari penuh. Maka tidak usah heran ketika kita tidak bangun di subuh hari, kita menjadi terasa begitu malas untuk beraktifitas (baca juga: “Manfaat Embun Pagi yang Tersembunyi”).

2. Selanjutnya Rasulullah menggunakan siwak untuk menjaga kesehatan mulut dan giginya.

.

3. Lepas Subuh, Rasulullah membuka menu sarapannya dengan segelas air yang dicampur dengan sesendok madu asli.

Khasiatnya luar biasa. Dalam Al qur`an, kata “syifa” / kesembuhan, yang dihasilkan oleh madu, diungkapkan dengan isim nakiroh, yang berarti umum, menyeluruh. Di tinjau dari ilmu kesehatan, madu befungsi membersihkan lambung, mengaktifkan usus-usus, menyembuhkan sembelit, wasir dan peradangan. Dalam istilah orang arab, madu dikenal dengan “al hafidz al amin”, karena bisa menyembuhkan luka bakar (baca: Tak Satupun Zat Di Dunia Yang Sebanding Dengan Madu).

.

.

4. Masuk waktu dluha, Rasulullah selalu makan tujuh butir kurma ajwa`/matang.

Sabda beliau, barang siapa yang makan tujuh butir korma, maka akan terlindungi dari racun. Dan ini terbukti ketika seorang wanita yahudi menaruh racun dalam makanan Rasulullah dalam sebuah percobaan pembunuhan di perang khaibar, racun yang tertelan oleh beliau kemudian bisa dinetralisir oleh zat-zat yang terkandung dalam kurma. Bisyir ibnu al Barra’, salah seorang sahabat yang ikut makan racun tersebut, akhirnya meninggal. Tetapi Rasulullah selamat. Apa rahasianya? Tujuh butir kurma! Mengapa Tujuh? (Baca: “Misteri Di Balik Keistimewaan Angka 7″).

Dalam sebuah penelitian di Mesir, penyakit kanker ternyata tidak menyebar ke daerah-daerah yang penduduknya banyak mengkonsumsi kurma. Belakangan terbukti bahwa kurma memiliki zat-zat yang bisa mematikan sel-sel kanker. Maka tidak perlu heran kalau Allah menyuruh Maryam ra, untuk makan kurma disaat kehamilannya. Sebab memang itu bagus untuk kesehatan janin.

Dahulu, Rasulullah selalu berbuka puasa dengan segelas susu dan korma, kemudian sholat maghrib. Kedua jenis makanan itu kaya dengan glukosa, sehingga langsung menggantikan zat-zat gula yang kering setelah seharian berpuasa. Glukosa itu suadah cukup mengenyangkan, sehingga setelah sholat maghrib, tidak akan berlebihan apabila bermaksud untuk makan lagi.

5. Menjelang sore hari, menu Rasulullah selanjutnya adalah cuka dan minyak zaitun.

Tentu saja bukan cuma cuka dan minyak zaitunnya saja, tetapi di konsumsi dengan makanan pokok, seperti roti misalnya. Manfaatnya banyak sekali, diantaranya mencegah lemah tulang dan kepikunan di hari tua, melancarkan sembelit, menghancurkan kolesterol dan memperlancar pencernaan. Ia juga berfungsi untuk menncegah kanker dan menjaga suhu tubuh di musim dingin.

Foto Buah Tin milik bu
FITRI Nurhayati di
Pandaan, Jawa Timur

Ada kisah menarik sehubungan dengan buah tin dan zaitun, yang Allah bersumpah dengan keduanya. Dalam alquran, kata “at tin” hanya ada satu kali, sedangkan kata “az zaytun” di ulang sampai tujuh kali. Seorang ahli kemudian melakukan penelitian, yang kesimpulannya, jika zat-zat yang terkandung dalam tin dan zaitun berkumpul dalam tubuh manusia dengan perbandingan 1:7, maka akan menghasilkan ”ahsani taqwim”, atau tubuh yang sempurna, sebagaimana tercantum dalam surat at tin. Subhanallah!

6. Di malam hari, menu utama Rasulullah adalah sayur-sayuran.

Beberapa riwayat mengatakan, belaiau selalu mengkonsumsi sana al makki dan sanut. Anda kenal nama tersebut? Di mesir, kata Dr. Musthofa, keduanya mirip dengan sabbath dan ba`dunis. Masih tidak kenal juga? Dr. Musthofa kemudian menjelaskan, secara umum sayur-sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama, yaitu memperkuat daya tahan tubuh dan melindunginya dari serangan penyakit. Jadi, asalkan namanya sayuran, sepanjang itu halal, Insya Allah bergizi tinggi. Maka, para penggemar kangkung dan bayam tidak usah panik. Para pedagang tauge juga tidak perlu pindah haluan. OK?

Disamping menu wajib di atas, ada beberapa jenis makanan yang disukai Rasulullah tetapi beliau tidak rutin mengkonsumsinya. Diantaranya tsarid, yaitu campuran antara roti dan daging dengan kuah air masak. Jadi ya kira-kira seperti bubur ayam begitulah. Kemudian beliau juga senang makan buah yaqthin atau labu manis, yang terbukti bisa mencegah penyakit gula. Kemudian beliau juga senang makan anggur dan hilbah.

Pola Konsumsi yang Sehat

Sekarang masuk pada tata cara mengkonsumsinya. Ini tidak kalah pentingnya dengan pemilihan menu. Sebab setinggi apapun gizinya, kalau pola konsumsinya tidak teratur, akan buruk juga akibatnya. Yang paling penting adalah menghindari isrof, atau berlebihan. Kata Rasulullah, “cukuplah bagi manusia itu beberapa suap makanan, kalaupun harus makan, maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk air minumnya dan sepertiga lagi untuk nafasnya” (al hadits).

Ketika seseorang terlalu banyak makanannya, maka lambungnya akan penuh dan pernafasannya tidak bagus, sehingga zat-zat yang terkandung dalam makanan tersebut menjadi tidak berfungsi dengan baik. Imbasnya, kondisi fisik menjadi tidak prima, dan aktifitaspun tidak akan maksimal. Dr. Musthofa menekankan bahwa assyab`u, yang berarti kenyang itu bukan al imtila`, atau memenuhi. Tetapi kenyang adalah tercukupinya tubuh oleh zat-zat yang dibutuhkannya, sesuai dengan proporsi dan ukurannya. Jadi ini penting; jangan kekenyangan!

Kemudian Rasulullah juga melarang untuk idkhol at thoam alatthoam, alias makan lagi sesudah kenyang. Suatu hari, di masa setelah wafatnya rasulullah, para sahabat mengunjungi Aisyah ra. Waktu itu daulah islamiyah sudah sedemikian luas dan makmur. Lalu, sambil menunggu Aisyah ra, para sahabat, yang sudah menjadi orang-orang kaya, saling bercerita tentang menu makanan mereka yang meningkat dan bermacam-macam. Aisyah ra, yang mendengar hal itu tiba-tiba menangis. “apa yang membuatmu menangis, wahai bunda?” tanya para sahabat.

Aisyah ra lalu menjawab, “dahulu Rasulullah tidak pernah mengenyangkan perutnya dengan dua jenis makanan. Ketika sudah kenyang dengan roti, beliau tidak akan makan kurma, dan ketika sudah kenyang dengan kurma, beliau tidak akan makan roti”. Dan penelitian membuktikan bahwa berkumpulnya berjenis-jenis makanan dalam perut telah melahirkan bermacam-macam penyakit. Maka sebaiknya jangan gampang tergoda untuk makan lagi, kalau sudah yakin bahwa anda sudah kenyang.

Yang selanjutnya , Rasulullah tidak makan dua jenis makanan panas atau dua jenis makanan yang dingin secara bersamaan. Beliau juga tidak makan ikan dan daging dalam satu waktu dan juga tidak langsung tidur setelah makan malam, karena tidak baik bagi jantung. Beliau juga meminimalisir dalam mengkonsumsi daging, sebab terlalu banyak daging akan berakibat buruk pada persendian dan ginjal. Pesan Umar ra ”Jangan kau jadikan perutmu sebagai kuburan bagi hewan-hewan ternak!”.

Maha besar Allah Yang Telah mengutus seorang suri tauladan dari kalangan manusia, seandainya Engkau mengutus dari kalangan malaikat niscaya, semakin keras bantahan manusia.

(Muhammad As’ad Mahmud, disarikan dari Ceramah Umum “Ghidza`Unnabi” oleh Prof. Dr. Musthafa Ramadhan di Wisma Nusantara, Kairo, Mesir, http://situslakalaka.blogspot.com) Artikel ini didapat dan diperbaiki seperlunya dari link: http://moeflich.wordpress.com/2011/02/14/inilah-rahasia-rasulullah-saw-sehat-selama-hidupnya/

———

Tambahan Artikel Terkait, dari Majalah Trubus edisi November 2012:

Sayangi Organ Pencernaan

“Manusia semestinya mempertimbangkan organ pencernaan”, tutur Dr H Hafuan Lutfi MBAahli gizi dan Apiteraphist di Jakarta. Dr Haufan menganalogikan gigi manusia, manusia lebih banyak memiliki gigi seri (8) dan geraham (20) ketimbang taring (4). Lain halnya dengan harimau yang semua giginya berbentuk taring. Artinya gigi manusia didesain untuk lebih banyak mengunyah sayur, buah, dan biji-bijian ketimbang daging.

Sama halnya dengan usus manusia yang lebih panjang ketimbang harimau. Menurut Dr Oetjoeng Handajanto, Colon hydrotherapist & Instructor serta penganjur raw food di Bandung, Jawa Barat. Daging dalam usus harimau yang pendek segera dikeluarkan, tetapi pada manusia tertahan hingga 5—7 hari. Artinya usus kita menjadi kuburan buat hewan-hewan itu. Dilarangkah makan daging? Tidak juga. Oetjoeng menyarankan makan daging mesti dibatasi tak lebih dari 4 kali dalam sebulan.
-
-

Catatan redaksi: Artikel-artikel di atas dan juga isi web ini disusun oleh team Redaksi IFG (Indonesia Figs Garden), kami sangat menghargai jika Anda meminta izin terlebih dahulu jika hendak menyebarluaskan isi blog ini. Tindakan menyebarkan isi blog ini tanpa izin terlebih untuk tujuan komersil kembali adalah tindakan yang tidak bijak & tidak berkah… Mari kita mulai menghargai kerja keras orang lain. Terima kasih atas segala kepercayaannya.

About these ads

Responses

  1. mohon izin copas rahasia rasulullah sehat


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 31 other followers

%d bloggers like this: